Cinextur

Belajar Online

Tepat Setahun Wabah Corona Covid-19 Menyerang Indonesia
Kesehatan

Tepat Setahun Wabah Corona Covid-19 Menyerang Indonesia

Cinextur – Kasus infeksi virus Corona Covid-19 pertama kali terdeteksi pada 17 November 2019 di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China. Dari kasus tersebut, virus menyebar dengan cepat dan menginfeksi ribuan orang. Bukan hanya di China tapi juga di luar negeri tirai bambu. Pada Senin, 2 Maret 2020, Presiden Joko Widodo atau Jokowi bersama Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto mengumumkan kasus Covid-19 pertama di Indonesia. Pengumuman dilakukan di beranda Istana Merdeka. Jokowi menyebut kedua orang tersebut terinfeksi virus corona oleh warga Jepang.

“Begitu ada informasi ada orang Jepang yang akan ke Indonesia kemudian tinggal di Malaysia dan dicek positif corona, tim dari Indonesia langsung menggeledahnya,” kata Jokowi, Senin 2 Maret 2018 di Istana Presiden. kata di Jakarta, 2020. Orang Jepang yang masuk ke Indonesia lanjut Jokowi, dilacak dengan siapa dan dengan siapa mereka di Indonesia.

“Terdeteksi dan ditemukan. Ternyata orang yang terkena virus corona itu ada hubungannya dengan 2 orang, seorang ibu berusia 64 tahun dan seorang putri berusia 31 tahun,” kata Jokowi ke Sukabuminewsupdate.com

“Ibunya ada di Indonesia. Sudah masuk rumah sakit. Kami periksa untuk melihat apakah posisi kami sakit. Sudah diperiksa dan tadi pagi saya mendapat laporan dari Menkes bahwa ibu ini dan putrinya positif mengidap virus corona. Tapi saya Harus dikatakan pemerintah sudah benar-benar mempersiapkan dari awal, ” jelas Jokowi. Ada dua tersangka yang terinfeksi Corona Covid-19, baik seorang ibu maupun putrinya. Mereka dirawat intensif di rumah sakit karena penyakit menular atau prof. Dr. Sulianti Saroso, Jakarta Utara, oleh RSPI.

Deteksi kontak dimulai dan mati pada kasus pertama

Kontak dengan pasien Corona juga dilakukan pemerintah untuk mencegah penularan lebih luas. Dari hasil penelitian, pasien positif Covid-19 semakin meningkat. Seminggu kemudian, kematian pertama Covid-19 terjadi pada Rabu, 11 Maret 2020. Pasien warga negara asing (WNA) yang masuk kategori introduksi virus Corona. Pengumuman itu disampaikan juru bicara pemerintah urusan virus Corona, Achmad Yurianto, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat. Yurianto mengatakan, pasien positif Covid-19 adalah perempuan berusia 53 tahun. Pasien dirawat di rumah sakit dalam keadaan sakit parah dan terdapat faktor-faktor yang mendahului penyakit tersebut, antara lain diabetes, hipertensi, hipertiroid, dan penyakit paru obstruktif kronik yang sudah lama diderita. Pada hari Jumat, 13 Maret 2020, Yurianto mengumumkan bahwa pasien telah sembuh dengan nomor 01 dan 03 dari Covid-19. Mereka diizinkan pulang dan meninggalkan ruang isolasi.

Langkah-langkah pemerintah

Pemerintah kemudian melakukan upaya penanganan Covid-19 yang semakin meluas. Diantaranya dengan mengeluarkan sejumlah regulasi untuk mengurangi penyebaran virus Corona atau Covid-19. Peraturan tersebut diterbitkan dalam bentuk peraturan presiden (perpres), peraturan pemerintah (PP) hingga keputusan presiden (keppres). Salah satunya adalah Resolusi Presiden Nomor 7 Tahun 2020 tentang Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. Resolusi presiden ini ditandatangani Jokowi pada Jumat 13 Maret 2020. Satgas yang saat ini diketuai oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo dibentuk untuk menangani penyebaran virus Corona. Tim Tugas memiliki sejumlah tugas, antara lain pelaksanaan rencana operasional percepatan penanganan virus Corona, koordinasi dan pengendalian pelaksanaan kegiatan percepatan penanganan virus Corona. Sementara itu, status penanganan darurat virus Corona tertentu di negara tersebut berlaku mulai 28 Januari hingga 28 Februari 2020. Status tersebut ditetapkan saat rapat koordinasi di Kementerian Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (PMC) saat pembahasan pemulangan WNI di Wuhan, China. Agus Wibowo, Kepala Badan Data dan Informasi BNPB, menjelaskan karena skalanya semakin membesar dan presiden memerintahkan percepatan, maka diperpanjang dari 29 Februari menjadi 29 Mei 2020. Pasalnya, belum ada daerah di Indonesia. negara status darurat Covid-9 di wilayahnya masing-masing.

Agus Wibowo menjelaskan, jika daerah tersebut dinyatakan darurat, maka keadaan darurat yang dikeluarkan BNPB tidak berlaku lagi. Penanganan kasus virus corona (Covid 19) semakin banyak dilakukan. Pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk mengurangi dan juga mengobati mereka yang terpapar Covid-19. Di situs covid19.go.id, hingga 140 rumah sakit di Tanah Air digunakan sebagai rujukan pengobatan pasien Covid-19. Ada juga sejumlah tempat yang digunakan sebagai rumah sakit darurat.

Salah satunya, pemerintah meresmikan Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, sebagai rumah sakit darurat pasien Covid 19. Peresmian dilakukan langsung oleh Presiden Jokowi, Senin 23 Maret 2020. Begitu dibuka, Wisma Atlet Kemayoran Gawat Darurat Rumah sakit segera menerima pasien. Ada juga rumah sakit darurat di Pulau Galang, Kepulauan Riau. Pulau tersebut dulunya adalah tempat perlindungan bagi warga Vietnam. Tempatnya sudah dibersihkan dan bisa menampung 460 pasien. Sejumlah situs milik pemerintah lainnya juga telah digunakan sebagai tempat isolasi bagi pasien yang terpapar Covid-19.